Posts Tagged ‘pekerjaan’

  • Pengendalian Organisasi

    0

    Saya dan suami hari ini mendiskusikan tentang kondisi anak buah di kantor yang kelihatannya kok semakin rapuh. Ada yang mengundurkan diri, ada yang bergosip ria, ada yang cari muka de el el. Wah, kondisi ini memang cukup menyedihkan setelah sekian tahun semua pekerjaan nampaknya baik-baik saja.

    Saya yang sedang getol belajar manajemen mengusik suami dengan sebuah pendapat : Bagaimana kalau Papah (ehm…panggilan sayang buat suami) mengadakan rakor bulanan? Weh, ini mah istilah di kantor saya dan kurang populer diterapkan di kantor suami yang multi leader dan multi channel he he he…..

    Tapi saya menangkap bahwa kendornya semangat kerja di kantor suami karena sistem yang begitu rumit namun kurang penekanan di satu sisi yaitu : Pengendalian. Well, ini istilah dari buku manajemen punya Agung Praptapa dosen saya.

    Yap, saya yakin seyakin-yakinnya, faktor pengendalian inilah yang menjadi sebab mengapa sebuah organisasi yang tadinya sukses menjadi demikian rapuh dan perlahan ditinggalkan oleh para pemimpinnya. Masalahnya, organisasi yang rumit, multi leader dan multi channel (kalau yang ini istilah saya sendiri) memang membutuhkan keberanian sendiri untuk tampil menjadi big leader yang meng-handle semua keadaan yang semakin memburuk.

    Bersambung……….

    Referensi : Agung Praptapa & Pengalaman Pribadi

  • SUKSES DAN KERJA KERAS

    0

    Beberapa hari lalu saya membaca email dari kawan dunia maya saya, Mbak Dhini Santi. Ia bercerita tentang multitasking, yaitu melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Misalnya menerima tamu di kantor sambil membaca email. Terus terang saya juga kadang-kadang melakukannya tanpa saya sadari.

    Memang terkadang, saking banyaknya hal yang ingin dikerjakan, saya terlalu bernafsu untuk menyelesaikannya sekaligus, walaupun nanti pada akhirnya kurang memuaskan. Setelah membaca email dari kawan saya tadi, saya lantas berpikir untuk menata ulang pekerjaan saya agar tidak berantakan. Wah, terlalu banyak ide membuat kepala saya pusing.

    Tapi karena bayangan kesuskesan terus menghantui saya, maka mau tidak mau saya harus meninggalkan kebiasaan buruk saya ber-multitasking dan harus fokus satu-satu. Dan inilah cara saya menertibkan diri :

    1. Membuat jadwal satu minggu ke depan, dan mulai mengerjakan satu persatu.

    2. Membuat rencana jangka panjang, dan menentukan target.

    3. Membuat jadwal harian, baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang.

    Mudah-mudahan cara ini bisa membuat hidup lebih tertata, dan bisa meraih sukses tentunya.