Masalah Uang, Bisa Membuat Keluarga Tidak Harmonis
Tidak dapat dipungkiri, bahwa uang tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari. Uang seolah-olah menjadi momok yang menakutkan untuk dibicarakan manakala kita menyadari bahwa sudah tidak ada lagi sumber keuangan yang bisa diandalkan.
Untuk pasangan yang sama-sama bekerja pun, tidak lepas dari masalah keuangan.
Dalam sebuah rumah tangga, masalah uang sangat potensial menimbulkan konflik. Apalagi bila komunikasi antara suami istri kurang baik. Beberapa faktor yang memicu pertengkaran akibat uang :
1. Istri memiliki penghasilan sendiri, sehingga jarang meminta bantuan finansial pada suami, apalagi untuk urusan yang dianggap remeh misalnya : uang jajan anak, pakaian anak, kebutuhan rekreasi.
2. Kurangnya komunikasi tersebut menimbulkan “kebiasaan” pada suami untuk berpikir bahwa istrinya baik-baik saja dan tidak membutuhkan bantuan terlalu sering.
Upaya-upaya yang dapat ditempuh untuk mengatasinya :
1. Membiasakan suami untuk mendengar laporan penghasilan istri, agar suami bersiap-siap bila suatu saat istri mengatakan bahwa keuangan rumah tangga mulai menipis.
2. Informasikan mengenai kebutuhan-kebutuhan yang belum sempat terpenuhi akibat keterbatasan penghasilan.
Ada baiknya bila suami atau istri memikirkan pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan selama pekerjaan sampingan itu tidak mengganggu pekerjaan utama.
Beberapa ibu rumah tangga saat ini telah banyak yang menekuni bisnis sampingan, bahkan kemudian memutuskan untuk seratus persen menekuni pekerjaan yang semula adalah pekerjaan sampingan.
Salah satunya adalah Dini Shanti yang mengembangakan bisnis MLM ONLINE, sebuah bisnis yang banyak dilakoni oleh ibu rumah tangga bahkan wanita karir di Indonesia.






